L i f e h e r e q u i t e f u n

Step 1:Around the world (Passport)

Al
Memiliki keinginan untuk ke luar negeri, kuliah, kerja dan tinggal disana merupakan My dream should be come true. titik. Insya Allah
In order too, i should to make it real. :)
Hari kamis kemarin, tanggal 31 Agustus 2012 saya akhirnya membuat passport dikantor migrasi wilayah 1 khusus jakarta selatan, karena saya pribadi berdomisili diwilayah perbatasan Jakarta-Tanggerang Selatan.  Bersama motor Honda Fit X yang kini saya telah beri nama Mario, hehe. Allah berfirman : Bahwa ia tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kita tidak mau merubahnya sendiri. :) Jadi, selangkah demi selangkah saya coba jalankan itu, meski baru buat passport aja, hehe saya mencoba untuk menikmati semua itu, :) Selama perjalanan dari bintaro-santa semua berjalan lancar, namun ketika ingin memasuki wilayah warung buncit, ternyata saya baru tahu jika pada jam tertentu (jam keberangkatan kerja) jalanan untuk menuju wilayah warung buncit tepatnya diperempatan ditutup, dan semua jalur diarahkan ke arah kuningan dan kalibata, waduch saya sebagai pengendara motor awam yang tidak tahu jalan semut akhirnya, bertanya kepada salah seorang Bapak-bapak pengendara motor dipinggiran jalan "Bapak saya mau bertanya jalan menuju warung buncit lewat mana ya?" Bapak "Oh, mbak seharusnya berbelok tadi?"   Saya "Iya sudah tapi jalanannya ternyata ditutup", Bapak "Oh ya udah, mbak berbalik arah dulu belok kiri, lalu ke kanan, nanti ke kiri lagi." Saya , "Oh baik Pak, terima kasih (Sesungguhnya dalam hati saya benar-benar tidak mengerti , huhu,)" Tapi saya coba mengikuti insting saya saja, saya berbelok arah ke arah gatot subroto dan disamping gedung pertama setelah persimpangan saya berbelok kiri,, Finally, saya mencoba jalan semut :(

Tapi.. saya ternyata saya terhenti di jalan buntu, dan hasrat saya untuk melanjutkan perjalanan belum penuh. saya mencoba kembali ke jalan sebelumnya, eh tapi ternyata saya bukan keluar di tempat sebelumnya saya masuk, tapi justru saya keluar dipersimpangan jalan santa, waduhh, kenapa saya kembali kejalan ini ... dan saya terpaksa mengulang kembali jalan dan saya memilih berbalik arah pulang,  tapi saya tidak langsung pulang dan mencoba melewati jalan kemang  karena saya pikir jalan warung bucit raya tempat dimana kantor migrasi itu berada berada disisi lain dari kemang.
Sepanjang jalan kemang-prapanca saya terus berjalan , saya akan berhenti ketika insting saya memerintahkan untuk berhenti , saya melihat orang disisi kanan saya dan kemudian berhenti sesaat dan bertanya "Mbak, kalau jalan menuju warung buncit kemana ya?" Mbak tersebut menajawab "Oh ini mbak nanti tinggal belok kiri lurus aja, nanti sampai keluar2 jalan warung buncit (Sambil tersenyum)" .
Alhamdulillah ternyata insting saya kini tepat, hehe...

Saya mengikuti petunjuk Mbak yang tadi dan sampai juga di Kantor Migrasi 1 Wilayah Khusus Jakarta Selatan. Saya langsung memarkirkan Mario saya, keep here ya :).
Kemudian saya masuk ,, Komentar pertama saya adalah, So many Bule (Foreigner) here :P. Saya membaca petunjuk untuk WNI dilantai 2, saya masuk ke lift dibelakang saya ikut seoraang wanita muda sepertinya dari India atau Pakistan dengan tinggi sekitar 155  masuk berbarengan dengan saya. Mbak tersebut kemudia bilang sesuatu "Disini wangi-wangi ya..." (dengan bahasa indonesia yang terbata-bata) Saya bilang "Oh iya mbak, Here Indonesia are so many parfume here, look at that (saya menunjuk ke arah pengarum ruangan yang berada disisi lain lift saya berdiri)" Mbak tersebut "Oh ya, ya,, Thats good ya :)" . Kemudian rasa curious saya muncul , saya bertanya kepada mbak tersebut dengan bahasa Indonesia "Mbake, dari mana? (Dalam hati ngetest dia ngerti ga dan ternyata dia mengerti :P)" kemudian menjawab "Saya dari spanyol ::)" ..

Ohhhh, haha, saya pikir dia itu orang India atau orang pakistan, ternyata dari spanyol "Gracias", untung dia jawab bukan dari tegal, hhoho. nanti tambah kaget saya :D
Tiba saya di loket pembuatan passport, dalam proses yang jelas cukup lama, meskipun sebelumnya saya telah mendaftar via online di internet, ternyata tetap harus mengantri ketika pembayaran dan pengambilan photo, dan mengatrinya tidak sebentar, huhu, sekitar 4 Jam-an bayangkan saj.... huft :P

Berikut Proses Pembuatan Passport yang saya lakukan:
1. Saya mendaftar via internet di Website Resmi BERIKUT PETUNJUKNYA pass.imigrasi.go.id
2. Kemudian ke kantor Imigrasi sesuai dengan wilayah domisili anda dan mengumpulkan berkas yang terdiri dari asli dan photocopy, seperti kk, ijasah dan ktp ditempat pendaftaran via online (Hanya disini perbedaannya kita tidak mengantri).
3. Mengambil nomor untuk melakukan pembayaran dan photo.
4. Apabila nomor telah dipanggil bisa melakukan pembayaran dan melakukan  photo di masing-masing tempat yang telah disediakan.
5.Tahap terakhir adalah wawancara dan penandatangan passport, (Dalam proses ini saya tidak diwawancara dan  hanya ditanyakan tanggal lahir, dan tidak ditanya yang lain-lain, hehe.. mungkin  Mereka sudah bisa membaca pikiran saya ya, dan percaya akan kemampuan saya untuk arround the world dan berkeinginan sekali untuk Study, Work, Live there... Amin, Insya Allah. :" ) Allah always gives the best choice for us. Amin ya Rabbal Alamin..
5. Setelah semua proses itu dilewati, kita tinggal menunggu 4 hari kerja untuk mengambil passport yang telah kita buat tadi.
Tips: Simpan bukti pembayaran untuk pengambilan,
Jika tidak ingin mengantri, usahkan datang pagi untuk mengambil nomor lebih awal.
Good luck for around the world. :)))
Alhadmulillah 4 hari kemudian udah jadi :)to be continue

Ketika Saya Berdiri

Saya tidak merasa tahu semua yang ada disekitar saya, saya juga tidak merasa mampu menjalankan semuannya sendiri.  Tetapi saya bisa melakukan yang orang lain tidak bisa, dan mengatasi ketika mereka tidak ada. Menjalankan sendiri dan mengisi semuanya dengan benar, karena menjalankan dengan nama mereka.

Rajulun Shaleh



Lelaki yang kehadirannya senantiasa dirindukan oleh Surga

· Khusyu' dalam sholatnya
· Menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna
· Menjaga farajnya (kemaluannya), kecuali pada istrinya
· Ahli shaum dan selalu menunaikan zakat
· Senantiasa menundukkan pandangan
· Bersih aqidahnya, sehat rohaninya
· Benar dalam ibadahnya
· Jiwanya senantiasa bersunguh-sungguh
· Mampu berusaha mencari nafkah
· Bermanfaat bagi orang lain
· Senantiasa siap menolong
· Selalu yakin dalam setiap tindakannya
· Berpikir positif dan membangun
· Rendah hati (tawadhu)
· Selalu menghindari perkara yang samar-samar (syubhat)
· Pemaaf dan lapang dada
· Bersikap keras dan tegas terhadap kekafiran
· Efisien dalam memanfaatkan waktu
· Istiqomah dalam kebenaran

Janet Lowe 2001

Hilangkan kata mustahil dalam diri anda..
Jika anda ingin sukses segera bentuk visi anda mulai sekarang, Pemimpin menurut welch, harus memiliki semangat yang bekobar-kobar untuk mendorong orang-orang yang tidak hanya memiliki energi tetapi juga dapat memberdayakan mereka yang dipimpinnya. Janet Lowe 2001

Miza

Keheningan dalam tapak langkah menemani hari ini...
Hanya lembayun angin yang hadir...
Sebagai rayuan untukku tersenyum...
Meratapi tangisan angin...
Bersuai dalam hati...
Yang tak seorangpun tahu...

Angin... kabarkanlah padanya..
Hati merindu  tulusnya...
Untuk menyapa waktu, menapak arah yang gemilang...

Surya.... Sinarilah mimpinya....
Hati merindu baiknya...
Untuk memeluk angan, yang pasti termiza...

Just Realized that i finish study in Ciputat :P

Alhamdulillah saya sudah lulus Strata 1 untuk bidang Ekonomi Syariah pada tanggal 16 Mei 2012, but that make really realized that i actually finish study in ciputat, hehe, because from kinderganten untuk university i always study in ciputat. hehe

Islamic Finance after Three Decades Achievement and Challeges


 Acara Forum Riset Perbankan Syariah  ke 4 mendapat perhatian khusus di mata masyarakat khususnya masyarakat Bandung yang banyak hadir terutama dari kalangan peneliti maupun stakeholder lainnya. Acara ini dilaksanaan di Bandung mendatangkan pembicara  yaitu  Prof. Dr. Volker W. Nienhaus yang merupakan President of the University of Marburg, Germany 2004-2010. Dalam makalahnya yang berjudul Islamic Finance After Three Decades: Achivement and Challenges,  ada beberapa point penting yang menjadi perhatiannya dalam perjalanan sejarah perbankan syariah di Indonesia salah satunya adalah bagaimana perbankan membentuk produk financial syariah. Inovasi Produk Financial merupakan aktualisasi penting pada perbankan syariah.
Hal senada juga telah diungkapkan jauh sebelumnya, dalam artikel  Drs. Agustianto bahwa ,“Tak bisa dibantah, bahwa terdapat hubungan yang kuat antara inovasi produk dengan pengembangan pasar bank syariah, Artinya,  semakin inovatif bank syariah membuat produk, semakin cepat pula pasar berkembang.” Hal tersebut tersebut merupakan point penting yang baik untuk dilakukan oleh industri perbankan syariah di Indonesia.
Dukungan dari keadaan ekonomi Indonesia yang positif juga akan mensinergikan dunia Perbankan Syariah untuk semakin optimis dalam mengembangkan Inovasi Produk Financial Perbankan. Pada acara yang sama Dr. Burhanuddin Abdullah Former Governor of Bank Indonesia and Rectore IPDN juga mengatakan, “Agar Perbankan Syariah untuk fokus dulu pada pasar Perbankan Syariah di Indonesia” alasannya, apabila Perbankan Syariah di Indonesia fokus pada pasar perbankan syariah di luar negeri seperti Malaysia hal tersebut hanya akan memperlambat penguasaan pasar dalam negeri dengan kata lain apabila pasar di Malaysia market share 1% maka sama dengan market share di Indonesia bisa sampai dengan 20%.
Faktanya memang semua hal tersebut telah terjadi dalam dunia Perbankan di Indonesia. Dengan telah banyak bermunculan produk-produk inovatif yang menjadi andalan pada masing-masing Perbankan Syariah di Indonesia. Pasarnya pun menjadi kompetensi yang menjajikan. Sehingga semua hal yang telah di ungkapkan oleh Para Ahli Ekonomi Syariah dalam acara FRPS Ke 4 di Bandung, bisa menjadi motivasi atau solusi bagi semua Industri Perbankan yang ada. Demi terciptanya kemakmuran bangsa serta tercapainya Masyarakat Ekonomi ASEAN.
4th Islamic Banking Research Forum.
Enchancing Quality and Competitiveness of National Islamic Banking Industry Toward ASEAN Economics Society.

 
Powered by Blogger