L i f e h e r e q u i t e f u n

Muslimah Anggun (End year Masehi Repost)

Sesungguhnya tulisan ini banyak di revisi,
Pada intinya adalah saya memohon ampunan, semoga bisa menjadi lebih baik lagi,di tahun yang akan datang, dan bermanfaat bagi orang banyak. Amin.
Cukup sudah saya memboroskan waktu...
Tahun 2012, banyak hal baru yang saya rasakan baik itu "c", i cant spell this word, sudah cukup rasanya saya merasakannya untuk itu, banyak hal yang menjadikan saya kuat pada tahun ini tentunya dari hal itu, ada kutipan yang mengatakan "Wanita  yang jatuh bangun karena masalah "c", i cant spell this word akan tumbuh menjadi Wanita yang kuat dan sukses, dan aku yakin itu". dan sebelumnya maafkan aku karena itu.

Saya katakan ingin saya, bahwa Saya ingin menjadi muslimah yang baik dan menyeluruh.

2012, menjadi analisis saya bagi diri saya sendiri mengenai kelemahan yang saya harus perbaiki, kekuatan yang saya harus kembangkan dan konsistensi dalam menjalani hidup, Conclusionnya adalah Saya harus fokus pada tujuan awal saya.

Banyak pengalamaan baru yang tentunya saya tidak dapat lupakan, karena pengalaman adalah guru bagi saya, tapi jangan jadikan pengalaman sebagai guru. Semoga pembaca mengerti maksud dari kutipan tersebut.
Bertemu orang-orang hebat, berpengalaman, berpendidikan dan juga yang sebaliknya, menjadikan diri saya dapat mengukur diri saya bagaimana untuk menjadi lebih baik, karena untuk menjadi lebih baik, tidak melulu harus melihat dari sudut yang baik, tapi jadikan sudut yang baik itu menjadi patokan kita untuk menjadi baik.


Manusia itu sempurna, dengan kata lain sempurna karena memang kita diciptakan sempurna oleh Allah swt. hanya saja kadang manusia itu sendiri yang tidak mengerti kesempurnaan yang dimiliki untuk digunakan dan bersyukur atas kesempurnaan yang dimiliki bukan hanya dengan berdoa, tapi dengan perbuatan, pemanfaatan, pemeliharaan dan penjagaan sebaik mungkin.

2013, Kemantapan dari tujuan saya harus dijalankan, tentunya dengan Allah disisi, doa saya "Ya Allah, Hamba Berusaha dan Berjuang, Namun jangan biarkan hamba lakukan sendiri tanpa Mu, tetaplah disisiku, cintai aku, jangan biarkan aku lewat dari yang engkau perintahkan, aku tahu bahwa kau akan selalu disisi, membantuku, melindungiku dan menyemangatiku, tapi aku ingin tetap meminta, karena hanya kepada Engkaulah tempat kami meminta dan kembali" Amin.


Semakin terkesan dengan kutipan Darwis Tere Liye:

Semua perempuan adalah Puteri. Mau hitam, putih, cokelat kulitnya. Mau panjang, keriting, pendek rambutnya. Mau hitam, biru, abu-abu matanya. Mau pendek, tinggi. Mau apapun. Semua adalah puteri dengan perangai yang terhormat.

Jadi, jagalah kehormatan diri sebagaimana seorang Puteri. Dia hanya berjodoh pada Pangeran yang baik hatinya serta selalu melindungi--seperti dalam cerita2 dongeng itu. Maka jangan terlalu mudah digombali, terpesona dengan tampilan fisik, rayuan dangkal, apalagi sekadar perhatian2 kecil di dunia maya. Dan ingat, tidak ada Puteri yang mau diajak pergi berdua2an, dipegang2, direndahkan secara fisik.

*repost edisi sore2
*sedikit tambahan

Mohon maaf dengan diri sendiri, dan Allah selalu menyentuh kalbu ini dengan mempesona, wanita anggun memelihara dirinya, memperbaiki dirinya,
Tidak menapakan lehernya,tidak menunjukan telapak kakinya, menjaga pandanganya, terus memperbaiki dirinya..
Wanita anggun atau putri yang pernah terluka hatinya akan memperbaikinya, itu baik. Menjadi wanita yang kaffah, kuat, meskipun hatinya sedikit terkoyak. Wanita anggun itu, selalu dilindungi, meski mahligai godaan diluar sedikit menggodanya. Wanita anggun yang pernah mengalami sakit, itu menjadi mengetahui bagaimanamu, ihsan..
Wanita anggun itu , Insya Allah menjadi baik, karena Allah selalu mencintainya dan semakin mencintainya ketika tangisnya..
Duhai Ihsan, jagalah kata-katamu dari wanita anggun..
Duhai Ihsan, bersungguh-sunggulah, janganlah jadi plin-plan dengan kata-katamu, keanggunan sang putri yang sesungguhnya tak kan kau dapatkan  jika kau begitu..

0 komentar:

 
Powered by Blogger